Manarul Seorang muslim, dreamer, dan blogger. Tertarik dengan teknologi dan dunia digital khususnya Search Engine Optimization. Saat ini menjadi Chief Executive Officer di Berakal.com

Cara Memperbaiki Hardisk Rusak

3 min read

Cara Memperbaiki Hardisk Rusak

Tidak selamanya hardisk bekerja dengan baik, kadang kala kerja hardisk sangat lemot, tidak terbaca, lambat menyimpan, kontrol fail, tidak bisa booting, dan berbagai masalah lainnya. Tetapi jangan khawatir, anda bisa mempraktekkan cara memperbaiki hardisk rusak di artikel ini.

Keberadaan komputer maupun laptop tak akan berarti apabila tidak terdapat perangkat yang bernama hardisk. Hal ini dikarenakan peranan vital hardisk yang menjadi pusat penyimpanan data dan informasi untuk sebuah perangkat berbasis komputer maupun laptop.

Sudah menjadi kewajiban kita untuk merawat hardisk sebaik mungkin, jika tidak terawat biasanya akan berimbas pada komputer maupun laptop yang menjadi lamban.

Kita juga dapat mengantisipasi rusaknya hardisk, sebaiknya kita harus mengenali terlebih dahulu penyebab-penyebab kerusakan yang terjadi agar kita dapat memperpanjang umur hardisk.

Penyebab Hardisk Rusak

1. Panas Berlebih (Over Heat)

Semua perangkat elektronik, tentunya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber tenaga utama untuk dapat beroperasi, tenaga listrik tersebut dialirkan pada komponen logam yang terdapat pada perangkat elektronik tersebut. Hal itu terbilang sangat efektif, namun efek samping yang akan dialami oleh logam tersebut adalah perubahan energi listrik ke energi panas (kalor).

Flashdisk tidak terbaca?: Cara Mengatasi Flashdisk Tidak Terbaca

Panas pada perangkat elektronik dapat menyebabkan penurunan kinerja, bahkan dapat merusak komponen didalamnya, oleh karena itu beberapa perangkat elekronik seperti proyektor dan PC desktop menggunakan kipas (cooling pad) untuk membantu menstabilkan suhu didalamnya.

2. Penggunaan yang Berlebihan

Komputer maupun laptop yang digunakan secara terus menerus dan dalam waktu yang lama, akan berimbas pada komponen komponen yang terdapat didalamnya menjadi cepat rusak. Termasuk hardisk, setiap perangkat elektronik setidaknya membutuhkan ‘istirahat’ untuk mendinginkan suhu.

3. Terjatuh atau Terbentur

Seperti namanya, hardisk merupakan perangkat yang komponen utamanya berbentuk ‘disk’ (cakram). Posisi cakram tersebut sangat sensitif, jika terjatuh atau terbentur, maka kemungkinan besar akan terjadi kerusakan pada cakram didalamnya dan akhirnya hardisk menjadi rusak, oleh karena itu hardisk hendaknya ditangani dengan sangat hati-hati.

4. Usia Hardisk 

Setiap benda pasti memiliki masa usang, tidak terkecuali hardisk, saat komputer dirasa sering mengalami hang, lemot atau lag, dan re-install sistem operasi tidak dapat menyelesaikan masalah, maka pertimbangkan untuk mengganti hardisk baru.

5. Pasokan Listrik yang Tidak Stabil

Pasokan listrik yang tidak stabil akan mempengaruhi kemampuan putaran hardisk, karena cakram di dalam hardisk yang berputar dengan kecepatan yang tidak stabil. Pada beberapa kasus, bad sector terjadi dikarenakan tidak stabilnya pasokan listrik.

6. Komputer Sering Mati Seketika

Saat komputer maupun laptop hang (not responding), pengguna biasanya akan mematikan perangkat dengan cara menekan tombol power dan menahannya agak lama hingga laptop mati, sehingga bisa dikatakan force shutdown.

Saat komputer maupun laptop mati seketika, cakram didalam hardisk yang tadinya berputar dengan sangat cepat hingga 10.000 putaran per menit, tiba-tiba berhenti dan tentu saja jika hal tersebut terjadi hingga berkali-kali akan berpotensi merusak hardisk.

7. Installasi yang Berlebihan

Installasi yang dimaksud adalah installasi perangkat lunak atau sistem operasi, saat proses penginstallan dilakukan, hardisk akan bekerja sangat keras.

Terlebih lagi, jika komputer maupun laptop digunakan untuk menjalankan perangkat lunak yang membutuhkan sumber daya yang besar, kemungkinan besar hardisk akan cepat panas dan mungkin berpotensi mengalami kerusakan.

Cara Memperbaiki Hardisk

Cara Memperbaiki Hardisk

Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector

Mengatasi hardisk bad sector terbilang susah – susah gampang, masalah yang dihadapi pun berbeda – beda, kerusakan hardisk bad sector terpisah menjadi dua bagian, yaitu bad sector logic dan bad sector fisik.

  • Bad sector logic

Hal yang mungkin dapat diperbaiki dengan software, karena kerusakan di akibatkan errornya sistem partisi karena pemakaian atau karena virus.

  • Bad sector fisik

Kerusakan pada hardisk yang terlampau fatal, dikarenakan piringan dari harddsk maupun komponen-komponen yang terdapat didalam hardisk mengalami kerusakan atau cacat. Disarankan untuk mengganti harddsk baru, atau dibawa ke tempat service hardisk.

Langkah – langkah memperbaiki hardisk bad sector

Kerusakan yang sering terjadi dikarenakan piringan penyimpan data dalam hardisk sangat rentan untuk rusak, ditambah lagi perawatan yang kurang di perhatikan.

Laptop sering hang?: Cara Mengatasi Laptop Hang

Untuk mengetahui perbedaan bad sector logic dan fisik, kita bisa mencoba dengan mengatasi bad sector logic terlebih dahulu dengan cara memformat hardisk menggunakan software low level format, berfungsi untuk mengembalikan sector – sector harddik seperti baru dan menghapus system partisi yang kacau.

Terdapat beberapa hal yang harus kita persiapkan terlebih dahulu:

  1. Pertama siapkan pc.
  2. Pasang hardisk yang rusak pada pc, jadi 2 hardisk terpasang pada 1 pc.
  3. Setelah itu, download software untuk memperbaiki hardisk disini.
  4. Pilih ‘Download Windows Installer’.
  5. kemudian install software tersebut.
  6. Sekarang buka software low level format, lalu pilih nama hardisk yang akan di format.
  7. Klik  continue lalu Pilih Low Level Format dan klik Format This Device.
  8. Tunggu sampai proses selesai, lama waktunya tergantung dengan spesifikasi komputer yang digunakan.
  9. Jika sudah selesai, maka diwajibkan untuk membuat partisi baru, karena hardisk menjadi tanpa partisi lagi seperti saat pertama kita membeli hardisk.

Cara Mengatasi Hardisk Yang Tidak Terbaca

Jika hardisk tidak terbaca, kita dapat mengecek konektor ata atau sata nya, apakah masih bagus atau sudah aus, kemudian mengecek socket ata dan sata pada hardisk dan konektor power supply nya.

Biasanya jika hardisk tidak terbaca, terdapat masalah pada pemasangan yang terlalu longgar atau karena goyangan yang menjadikan kabel tidak terhubung dengan baik. Kemungkinan juga socket yang telah rusak, akibatnya hardisk tidak terdeteksi pada bios.

Cara Merawat Hardisk

  1. Jangan pernah mematikan komputer secara mendadak, kecuali jika terpaksa.
  2. Hindari putus aliran listrik secara tiba – tiba.
  3. lakukan defrag di setiap partisi, 1 atau 2 bulan sekali.
  4. Jangan terlalu banyak aplikasi yang terinstall, yang akan berimbas pada beban hardisk.
  5. Jangan mengisi hardisk sampai ‘full space’, usahakan masih tersisa space pada hardisk.
  6. Hindari jatuhnya hardisk, goyang atau terkena air.

Biaya Recovery Data Hardisk Rusak

Jenis Perbaikan:

  • Ringan > Meliputi recover file yang terhapus,Boot record rusak ,Windows/OS tidak hidup.
  • Medium > Meliputi recover file yang hilang atau rusak akibat virus,media penyimpanan yang terformat , partisi hardisk rusak / hilang, hardisk tidak terdeteksi (RAW).
  • Berat > Meliputi Hardisk mati total, berbunyi, lost power, koslet, firmware error, bad sector.
MediaRinganMedium
HDD 0 – 499 GbRp600.000Rp1.500.000
HDD 500 – 999 GbRp800.000Rp2.000.000
HDD 1 Tb – 3 TbRp1.200.000Rp3.000.000
HDD 4 Tb – 6 TbRp1.800.000Rp4.000.000
HDD > 6 TbRp2.000.000Rp6.000.000
HDD RAID0 2 Tb – 4 TbRp2.000.000Rp4.000.000
HDD RAID1 2 Tb – 4 TbRp3.000.000Rp6.000.000
Memory Card < 16 GbRp500.000Rp700.000
Memory Card > 16 GbRp700.000Rp900.000
Flashdisk < 16 GbRp500.000Rp700.000

Tambahan Biaya untuk

  • Hardisk Server/mSATA/SSD Rp. 100.000 / Hardisk.
  • Hardisk Dengan Format MACINTOSH Rp. 50.000 / Hardisk.
  • Hardisk Dengan Format LINUX Rp. 50.000 / Hardisk.

Silahkan pilih salah satu cara memperbaiki hardisk rusak yang paling ingin anda terapkan. Manfaat mengetahui penyebab mengapa hardisk rusak yaitu apabila anda punya perangkat baru, anda bisa menjaganya dari awal.

Selagi hardisk masih dalam keadaan normal, usahakan untuk merawatnya agar tidak timbul kerusakan pada hardisk itu sendiri. Semoga dapat bermanfaat.

Manarul Seorang muslim, dreamer, dan blogger. Tertarik dengan teknologi dan dunia digital khususnya Search Engine Optimization. Saat ini menjadi Chief Executive Officer di Berakal.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *